Jumat, 10 Oktober 2014

Filsafat Ilmu Pengetahuan

Filsafat dan Ilmu Pengetahuan
Kata filsafat berasal dari bahasaYunani yang berarti philosophia atau philosophos. Philos berarti temang atau cinta, dan Sophia berarti pengetahuan. Filsafat adalah sebuah pandangan hidup seseorang atau sekolompok orang yang merupakan konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan.
Filsafat juga diartikan secara tersendiri oleh beberapa tokoh:
1.      Filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang segala yang ada, Plato (427 – 347 SM) dari pendapat Plato ini dapat disimpulkan bahwa ilmu filsafat adalah imlu tertua atau ilmu induk dari segala pengetahuan yang ada, artinya semua pengethuan yang ada berasal dari filsafat.
2.      Filsafat adalah berfikir menurut tata tertib (logika) dengan bebas (tak terkait kondisi, dogma, atau agama) dan dengan sedalam-dalamnya sehingga sampai ke dasar persoalan, Harun Nasution. Pedapat Nasution ini dapat disimpulkan bahwa filsafat adalah ilmu yang mengandalkan logika dalam proses berfikir dan tidak ada batasan dalam berfikir dan sangat mendalam.
Berifkir filosofi mempunyai beberapa cirri-ciri yaitu berifkir dengan menggunakan disiplin berfikir yang tinggi, berfikir secara sistematis, meenyusun suatu skema konsepsi, dan secara menyeluruh. Manfaat yang didapat dalam ilmu filsafat adalah sebagai dasar dalam bertindak, sebagai dasar dalam mengambil keputusan, untuk mengurangi salah paham dan konflik, dan untuk bersiap siaga menghadapi situasi dunia yang selalu berubah.
            Pengetahuan menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah segala sesuatu yang diketahui; kepandaian:atau segala sesuatu yang diketahui berkenan dengan hal (mata pelajaran).Pengetahuan ditinjau dari pandangan para ahli:
1.         Pudjawidjana (1983), pengetahuan adalah reaksi dari manusia atas rangsangannya oleh alam sekitar melalui persentuhan melalui objek dengan indera dan pengetahuan merupakan hasil yang terjadi setalah orang melakukan penginderaan sebuah objek tertentu.
2.         Ngatimin (1990), pengetahuan adalah sebagai ingatan atas bahan-bahan yang telah dipelajari dan mungkin ini menyangkut tentang mengikat kembali sekumpulan bahan yang luas dari hal-hal yang terperinci oleh teori, tetapi apa yang diberikan menggunakan ingatan akan keterangan yang sesuai.
Pengertian lmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam manusia. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperokeh dari keterbatasannya, jika dipandang dari ilmu filsafat ilmu terbentuk karena manusia berusaha berifkir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya.
Persamaan filsafat dan ilmu pengetahuan mempunyai beberapa kesamaan. Berikut adalah kesamaan tersebut mencari rumusan yang sebaik-baiknya menyelidiki objek selengkap-lengkapnya sampai keakar-akarnya, memberikan pengertian mengenai hubungan atau koheren yang ada antara kejadian-kejadian yang kita alami dan mencoba menunjukan sebab-sebanya,  hendak memberikan sintesis, yaitu suatu pandangan yang bergandengan, Ketiganya mempunyai metode dan sistem, hendak memberikan penjelasan tentang kenyataan seluruhnya timbul dari hasrat manusia (objektivitas), akan pengetahuan yang lebih mendasar.
Perbedaan filsafat dan imu pengetahuan terdapat beberapa perbedaan. Berikut ini adalah perbedaan tersebut, mencoba merumuskan pertanyaan atas jawaban, mencari prinsip-prinsip umum, tidak membatasi segi pandangannya bahkan cenderung memandang segala sesuatu secara umum dan keseluruhan, segi-segi yang dipelajari dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti, ilmu pengetahuan adalah penguasaan lingkungan hidup manusia, menilai obyek renungan dengan suatu makna, misalkan, religi, kesusilaan, keadilan dsb,     tidak menilai obyek dari suatu sistem nilai tertentu.


0 komentar:

Posting Komentar

 

Metode Penelitian © 2008. Design By: SkinCorner