Filsafat
dan Ilmu Pengetahuan
Kata
filsafat berasal dari bahasaYunani yang berarti philosophia atau philosophos.
Philos berarti temang atau cinta, dan
Sophia berarti pengetahuan. Filsafat
adalah sebuah pandangan hidup seseorang atau sekolompok orang yang merupakan
konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan.
Filsafat
juga diartikan secara tersendiri oleh beberapa tokoh:
1. Filsafat
adalah ilmu pengetahuan tentang segala yang ada, Plato (427 – 347 SM) dari
pendapat Plato ini dapat disimpulkan bahwa ilmu filsafat adalah imlu tertua
atau ilmu induk dari segala pengetahuan yang ada, artinya semua pengethuan yang
ada berasal dari filsafat.
2. Filsafat
adalah berfikir menurut tata tertib (logika) dengan bebas (tak terkait kondisi,
dogma, atau agama) dan dengan sedalam-dalamnya sehingga sampai ke dasar
persoalan, Harun Nasution. Pedapat Nasution ini dapat disimpulkan bahwa
filsafat adalah ilmu yang mengandalkan logika dalam proses berfikir dan tidak
ada batasan dalam berfikir dan sangat mendalam.
Berifkir
filosofi mempunyai beberapa cirri-ciri yaitu berifkir dengan menggunakan
disiplin berfikir yang tinggi, berfikir secara sistematis, meenyusun suatu
skema konsepsi, dan secara menyeluruh. Manfaat yang didapat dalam ilmu filsafat
adalah sebagai dasar dalam bertindak, sebagai dasar dalam mengambil keputusan,
untuk mengurangi salah paham dan konflik, dan untuk bersiap siaga menghadapi
situasi dunia yang selalu berubah.
Pengetahuan menurut kamus besar
bahasa Indonesia adalah segala sesuatu yang diketahui; kepandaian:atau segala
sesuatu yang diketahui berkenan dengan hal (mata pelajaran).Pengetahuan
ditinjau dari pandangan para ahli:
1.
Pudjawidjana (1983), pengetahuan adalah
reaksi dari manusia atas rangsangannya oleh alam sekitar melalui persentuhan
melalui objek dengan indera dan pengetahuan merupakan hasil yang terjadi
setalah orang melakukan penginderaan sebuah objek tertentu.
2.
Ngatimin (1990), pengetahuan adalah
sebagai ingatan atas bahan-bahan yang telah dipelajari dan mungkin ini
menyangkut tentang mengikat kembali sekumpulan bahan yang luas dari hal-hal
yang terperinci oleh teori, tetapi apa yang diberikan menggunakan ingatan akan
keterangan yang sesuai.
Pengertian
lmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan
meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam manusia. Ilmu
memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian
ilmu-ilmu diperokeh dari keterbatasannya, jika dipandang dari ilmu filsafat
ilmu terbentuk karena manusia berusaha berifkir lebih jauh mengenai pengetahuan
yang dimilikinya.
Persamaan
filsafat dan ilmu pengetahuan mempunyai beberapa kesamaan. Berikut adalah
kesamaan tersebut mencari rumusan yang sebaik-baiknya menyelidiki objek
selengkap-lengkapnya sampai keakar-akarnya, memberikan pengertian mengenai
hubungan atau koheren yang ada antara kejadian-kejadian yang kita alami dan mencoba
menunjukan sebab-sebanya, hendak
memberikan sintesis, yaitu suatu pandangan yang bergandengan, Ketiganya
mempunyai metode dan sistem, hendak memberikan penjelasan tentang kenyataan
seluruhnya timbul dari hasrat manusia (objektivitas), akan pengetahuan yang
lebih mendasar.
Perbedaan
filsafat dan imu pengetahuan terdapat beberapa perbedaan. Berikut ini adalah
perbedaan tersebut, mencoba merumuskan pertanyaan atas jawaban, mencari
prinsip-prinsip umum, tidak membatasi segi pandangannya bahkan cenderung
memandang segala sesuatu secara umum dan keseluruhan, segi-segi yang dipelajari
dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti, ilmu pengetahuan adalah
penguasaan lingkungan hidup manusia, menilai obyek renungan dengan suatu makna,
misalkan, religi, kesusilaan, keadilan dsb, tidak
menilai obyek dari suatu sistem nilai tertentu.
0 komentar:
Posting Komentar